Belajar Sabar dari Pertemuan Nabi Musa as. dengan Nabi Khidir as.

pertemuan antara nabi musa dan nabi khidir

Sharing is caring!

inspirasiislami.com – Banyak kisah teladan yang bisa kita petik dari peristiwa dipertemukannya Nabi Musa as. dengan nabi Khidir as. Pada waktu itu Nabi Musa as. diberikan perintah untuk berguru kepada Nabi Khidir as. Namun karena beberapa hal, Nabi Musa tidak segera bisa memenuhi syarat untuk menjadi muridnya.

Hal ini ternyata tidak terlepas dari sikap sombong yang dimiliki Nabi Musa ketika sedang berpidato di depan Bani Israil. Sesaat setelah dirinya selesai berpidato ada satu orang yang bertanya apakah ada hamba hamba Allah yang memiliki pengetahuan yang lebih serta kepandaian yang lebih. Namun saat itu Nabi Musa langsung menjawab jika dirinya sendiri. Atas sikap sombongnya tersebutlah Allah kemudian memberikan teguran kepada Nabi Musa.

Pertemuan Nabi Musa as. dengan Nabi Khidir as.

Dari sikap sombongnya tersebut Nabi Musa akhirnya langsung diperingatkan oleh Allah jika ilmu Allah itu sangat luas. Akan ada orang yang memiliki kepandaian lebih darimu. Setelah itu langsung Allah memberikan perintah supaya Nabi Musa menemui Nabi Khidir dengan petunjuk berupa seekor ikan dalam keranjang. 

pertemuan antara nabi musa dan nabi khidir

Segeralah Nabi Musa bersama dua pengikutnya Yusya bin Nun berangkat untuk menemui Nabi Khidir. Berbekal makanan, minuman dan juga ikan yang sudah dimasukkan ke keranjang langsung mereka memulai perjalanan. Perjalanan segera dimulai hingga Nabi Musa tiba di antara dua lautan yang saling bertemu, ditempat tersebut tidurlah Nabi Musa dengan pulas. Di tengah kepulasan tidurnya turunlah hujan hingga akhirnya membuat basah ikan yang ada dalam keranjang sehingga ikan hidup kembali dan melompat ke laut.

Setelah mereka bangun akhirnya Yusnan segera tersadar apabila ikan sudah hilang. Segera Nabi Musa memberikan perintah untuk mengambil ikan kembali di tepian pulau dan melanjutkan perjalanan. Ketika Nabi Musa kembali ke tempat semula ia tertidur ia mendapati seorang dengan tubuh yang kurus dan wajah yang memancarkan cahaya keimanan. Segera Nabi Musa ingat dengan petunjuk Allah Swt jika orang tersebut merupakan Nabi Khidir.

Hingga akhirnya Nabi Musa meminta kepada Nabi Khidir untuk terus menerus mengikuti kemana Nabi Khirdir pergi. Nabi Khidir tidak langsung menerima Nabi Musa sebagai muridnya, melainkan memberikan syarat jika ia harus bersabar sehingga tidak diperbolehkan bertanya sampai Nabi Khidir yang memberikan pernyataan langsung. 

Selain itu, Nabi Khidir juga memberikan syarat jika Nabi Musa tidak diperbolehkan menentang terhadap apa yang dilakukan. Segera Nabi Musa mengiyakan dengan memberikan pernyataan. “ Insya Allah engkau akan bisa mendapati aku sebagai orang yang sabar dan tidak melanggar petunjuk darimu”

Baca Juga : Hikmah Dari Sejarah Idul Qurban atau Idul Adha

Ujian Awal Nabi Musa as.

Setelah syarat diterima, ujian pun dimulai. Ujian pertama yaitu saat Nabi Khidir akan merusak kapal milik penduduk yang sudah berbaik hati memberikan tumpangan. Langsung Nabi Musa melihat hal tersebut sebagai sebuah kesalahan hingga dirinya protes kepada  Nabi Khidir dan berkata jika Nabi Khidir akan menenggelamkan mereka. Saat itu lupa lah janjinya jika tidak akan protes dan tidak akan bertanya sebelum Nabi Khidir memberikan pernyataan. Namun Nabi Khidir masih memberikan kesempatan kepada Nabi Musa.

ujian kesabaran nabi musa

Kemudian perjalanan kedua dilanjutkan hingga sampai di daratan. Saat itulah langsung kaget Nabi Musa ketika melihat Nabi Khidir membawa anak kecil ke sebuah tempat sepi dan akan membunuhnya. Langsunglah ia menegur kembali Nabi Khidir. Ini merupakan kedua kalinya Nabi Musa lupa dengan janjinya. Namun Nabi Khidir masih memberikan kesempatan kembali dan ini merupakan kesempatan terakhir.

Perjalanan terus berlanjut hingga keduanya tiba di desa yang mana tak satupun orang mau menerima untuk beristirahat. Tetapi apa yang terjadi? Ketika dalam perjalanan untuk pergi dari desa tersebut Nabi Khidir malah memperbaiki rumah salah satu penduduk. Sikap tidak sabar Nabi Musa kembali muncul. Dimana Nabi Musa langsung protes kenapa dirinya memperbaiki rumah sedangkan tidak ada satupun penduduk yang memberikan tumpangan untuk istirahat mereka.

Kemudian Nabi Khidir memberikan penjelasan mengenai dinding rumah tersebut. Katanya rumah tersebut di dalamnya terdapat dua anak yatim serta dibawanya tersimpan harta mereka berdua.  

Hikmah dari Pertemuan Nabi Musa as. dengan Nabi Khidir as.

Dari kisah yang penuh nilai di atas, terkandung beberapa hikmah yang bisa diambil. Merujuk referensi dari Tafsir Al-Misbah bisa ambil beberapa hikmah. Pertama, segala hal membutuhkan proses tidak ada hal yang langsung bisa didapatkan tanpa sebuah proses. Kedua, kita dihadapkan langsung dengan peristiwa dimana keutamaan sebuah ilmu serta kemuliaan dari seorang yang berilmu. 

Ketiga, jangan sekali-kali memiliki sikap sombong untuk orang yang ada di bawah kita dan menjauhi perdebatan merupakan salah satu hal yang sangat disukai. Selain itu masih ada hikmah lain seperti bagaimana sebagai murid  untuk senantiasa patuh terhadap gurunya.

 

shares