Berikut Ajaran Berhemat Menurut Islam

berhemat

Sharing is caring!

Hidup berhemat memang sangat sulit untuk kita lakukan. Bahkan ada stigma bahwa orang yang hemat merupakan seseorang yang pelit. Namun, nyatanya memiliki perilaku hidup hemat merupakan sesuatu yang sangat positif. Jarang sekali disadari oleh masyarakat bahwa saat mengeluarkan uang berlebih untuk sesuatu yang tidak terlalu penting, maka hal tersebut merupakan pemborosan. Perilaku tersebut tentunya tidak patut untuk dicontoh. 

Allah SWT berfirman : 

اِنَّ الۡمُبَذِّرِيۡنَ كَانُوۡۤا اِخۡوَانَ الشَّيٰطِيۡنِ‌ ؕ وَكَانَ الشَّيۡطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوۡرًا

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS Al Isra ayat 27). 

Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang “berlebihan” dalam memberi atau boros. Dan Al-qur’an memiliki cara yang baik dan benar untuk mengajak manusia agar tidak mudah terjebak dalam sifat boros ini. Dengan cara perlahan-lahan Allah ingin memberi tahu umatnya bahwa sifat boros hanya akan merugikan diri sendiri. 

Di dalam Al-qur’an, sudah banyak ajaran Islam yang telah Allah SWT berikan yang bisa digunakan untuk acuan hidup para umatnya. Contohnya seperti Allah SWT sudah menyarankan untuk memikirkan tentang pemasukan dan pengeluaran. Jangan sampai lupa bahwa kita juga memiliki kewajiban untuk menafkahi keluarga dan kebutuhan yang lainnya. Seperti firman Allah berikut ini : 

وَلَا تَجْعَلْ يَدَكَ مَغْلُوْلَةً اِلٰى عُنُقِكَ وَلَا تَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُوْمًا مَّحْسُوْرًا  

“Dan janganlah engkau jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan jangan (pula) engkau terlalu mengulurkannya (sangat pemurah) nanti kamu menjadi tercela dan menyesal.” (QS. Al Isra ayat 29)

Ayat tersebut diperjelas dengan ayat lain yang menceritakan hamba Allah SWT yang sebenarnya seperti dalam firman-Nya. 

وَالَّذِيْنَ اِذَآ اَنْفَقُوْا لَمْ يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذٰلِكَ قَوَامًا 

“Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar.” 

Lalu, ajaran selanjutnya Allah SWT mulai memberi warning bahwa ia tidak menyukai orang-orang yang boros. 

 يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ ࣖ  

“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” 

Pada ayat tersebut Allah SWT tidak menyukai yang berarti membenci. Hingga pada peringatan terakhir, Allah menyebutkan bahwa orang yang boros dan senang menghamburkan harta merupakan kawannya setan. Jika kamu memiliki penghasilan lebih, lebih baik untuk ditabung sebagai investasi untuk masa depan. 

Mungkin jika kamu berpikir untuk memberikan semua yang kamu miliki kepada orang lain, bukan pahala yang kamu dapatkan malah kamu digolongkan sebagai manusia yang boros. Karena Allah membenci hal tersebut. Sungguh seburuk-buruk kawan yang menyeret pada kesengsaraan. 

Kita pasti paham jika Allah SWT membenci orang yang boros dan menghambur kan harta untuk hal-hal yang buruk dan sia-sia. Nah berikut ini ada cara hidup hemat menurut ajaran Islam yang bisa kamu terapkan di kehidupan sehari-hari. 

Berikut 5 Tips Berhemat 

puasa

1. Berpuasa (Saum) 

Puasa menjadi salah satu cara yang sangat direkomendasikan, karena manfaatnya tidak hanya untuk berhemat, melainkan dapat mengurangi pengeluaran lebih dari biasanya dan juga dapat memberikan kesehatan dan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. 

2. Prioritas atau Bijak dalam Berbelanja 

Tidak bisa membedakan antara need and wish menjadi salah satu faktor mengapa hidup terasa boros. Manusia yang boros biasanya akan mendahulukan keinginannya dibandingkan dengan kebutuhannya, yang sebenarnya barang tersebut tidak terlalu bermanfaat untuk nya. 

Selain itu, kamu harus mengingat bahwa adanya kebutuhan yang terbagi menjadi tiga jenis, yaitu primer, sekunder dan tersier. Yang perlu kamu lakukan bukan hanya sekedar memahaminya. Tetapi kamu juga harus bisa menerapkannya pada diri sendiri. Kamu juga harus ingat bahwa kebutuhan hidup sebenarnya tidaklah mahal, namun yang membuat mahal adalah gaya hidupmu sendiri. Anda juga bisa mulai mengatur keuangan dengan buka rekening online untuk menabung uang yang tersisa untuk kebutuhan di masa depan.

3. Menerapkan Gaya Hidup Sederhana 

Mungkin kamu tidak asing jika mendengar tentang istilah yang menyatakan bahwa “Semakin besar penghasilan yang kita dapatkan maka akan semakin besar pula kebutuhan yang harus dipenuhi pada setiap bulannya.” Namun, hal tersebut tentunya kembali lagi pada sifat asli manusia yang tidak akan pernah puas dengan apa yang telah ia capai. 

Hal tersebut akhirnya akan menimbulkan kecenderungan ke sifat negatif atau serakah yang tentunya tidak diperbolehkan dalam agama Islam. Kamu bisa memulai hidup sederhana agar lebih bisa berhemat dan menabung untuk masa depan. 

4. Disiplin

Saat membaca teori tentang berhemat memanglah mudah, berbeda saat kita mulai menerapkannya. Pasti saja dalam prosesnya pasti akan ada saja kebutuhan dan godaan yang akan datang. Untuk itu, kamu perlu disiplin dan memiliki niat yang kuat untuk tidak melakukan hal yang dibenci oleh Allah tersebut. 

Demikianlah artikel mengenai ajaran dan cara hidup hemat dalam islam. Semoga dengan informasi yang telah dijelaskan tersebut bisa membantu kamu yang sedang berniat untuk menghemat. 

shares