Hikmah dan Manfaat Puasa Ramadhan

manfaat puasa ramadhan

Sharing is caring!

inspirasiislami.com – Bulan Ramadhan merupakan menjadi salah satu bulan yang selalu ditunggu-tunggu kaum muslim. Sebagai salah satu ibadah dari rukun Islam, puasa Ramadhan yang hanya dilakukan di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang menandakan tanda keimanan seseorang. Sehingga, tanpa alasan yang dibenarkan secara syar’I, maka setiap muslim wajib berpuasa Ramadhan.

  1. Apa itu Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah puasa yang dilakukan khusus di bulan Ramadhan dan wajib sifatnya bagi umat muslim yang beriman. Ada beberapa kelonggaran yang diberikan namun bukan berarti penghapusan kewajiban. Kelonggaran tidak berpuasa diikuti dengan syarat dan ketentuan penggantian puasa baik berupa puasa di bulan lain atau mengganti dalam bentuk fidyah (memberi makan orang miskin).

  1. Sejarah Puasa Ramadhan

Sejak dahulu, manusia sudah terbiasa dengan ritual berpuasa baik sebagai aturan agama ataupun sekedar tradisi turun temurun. Umat Yahudi terbiasa melakukan puasa Asyura pada  tanggal 10 Muharam yaitu hari di mana Allah menyelamatkan Nabi Musa dan menenggelamkan Firaun dan pengikutnya. Selain itu umat Nabi Nuh juga berpuasa tiga hari setiap bulannya dan berbuka di waktu isya. Ada juga puasa Nabi Dawud yaitu berpuasa satu hari dan berbuka satu hari. Perintah berpuasa pada umat-umat sebelum Nabi Muhamad tercantum dalam Al quran:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.: (QS. Al Baqarah : 183)

hikmah dan manfaat puasa ramadhan

Perintah puasa Ramadhan diterima oleh Nabi Muhammad pada bulan Sya’ban tahun kedua hijrah setelah beliau melaksanakan puasa Asyura dan Ayyamul Bidh. Di bulan Ramadhan beliau bersama sahabat-sahabat dan umat Islam di Madinah mulai melaksanakan puasa Ramadhan pertama.

  1. Hikmah Puasa Ramadhan

Ada banyak hikmah mengapa Allah menurunkan kewajiban berpuasa Ramadhan bagi umat Nabi Muhammad SAW. Beberapa di antaranya adalah:

  • Meningkatkan Ketakwaan

Sesuai dengan ayat Al Quran, puasa diserukan pada orang yang beriman. Kaum muslim yang ingin meningkatkan keimanannya akan menjawab seruan ini. Sehingga puasa Ramadhan efektif meningkatkan ketakwaan seseorang. Dengan meninggalkan makan dan minum di siang hari yang halal dilakukan di bulan lain, seseorang telah menunjukkan ketaatannya pada perintah Allah meskipun tidak ada satu orang pun yang melihat. Allah berfirman di dalam hadist Qudsi:

“Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa, sebab ia hanyalah untukKu dan Akulah yang akan memberikan ganjaran padanya secara langsung.” (HR. Bukhari)

manfaat puasa ramadhan

Hadist Qudsi tersebut menekankan hikmah berpuasa bagi manusia. Yaitu sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan ketakwaan kepadaNya.

Baca Juga : Beberapa Anjuran Beribadah Selama Wabah Covid-19

  • Mengendalikan Syahwat

Syahwat sejatinya adalah sesuatu yang diinginkan atau kecenderungan atas sesuatu. Dalam Islam, syahwat tidak dilarang namun dikendalikan. Syahwat sendiri bisa berbentuk apa saja yang disukai atau dicintai manusia misalnya, wanita, anak-anak, harta, hewan ternak, dan ladang pertanian. Cara mengendalikan syahwat sesuai dengan apa yang diinginkannya. Jika syahwat terhadap wanita, maka hendaklah menikah sesuai dengan aturan Islam, jika syahwat terhadap harta, hendaklah bekerja keras dan jujur agar mendapatkan harta yang diinginkan.

Terkait puasa, maka syahwat yang dikendalikan adalah makan-minum dan syahwat wanita. Di bulan lain, makan dan minum milik sendiri adalah halal dilakukan. Juga syahwat terhadap istri adalah baik dilakukan. Namun, di bulan Ramadhan, demi ketaatan kepada Allah, maka syahwat ini ditinggalkan di siang hari dan menggantinya dengan memperbanyak beribadah seperti membaca quran atau bersedekah.

  1. Manfaat Puasa Ramadhan

Dengan melaksanakan puasa Ramadhan, umat muslim diharapkan terlatih untuk mengendalikan hawa nafsunya yang telah dipraktekkan selama 30 hari lamanya. Karena menurut penelitian, waktu 30 hari akan membuat latihan yang dilakukan terekam kuat hingga ke memori bawah sadar dan menjadi protokol baru. Salah satu manfaat dari puasa adalah di sisi kesehatan, yaitu:

  • Mengurangi Resistensi Insulin

Kita sudah familiar dengan aktivitas puasa pada saat pengukuran gula darah. Begitu juga halnya dengan puasa Ramadhan. Aktivitas mengurangi asupan dengan waktu tertentu, membuat pankreas mempunyai waktu untuk meregenerasi selnya sehingga tidak terbebani tugas menghasilkan insulin. Dengan demikian kadar gula dalam darah tetap stabil. Dan proses ini akan lebih efektif jika di waktu berbuka, asupan makanan tidak mengandung gula yang melebihi kebutuhan tubuh.

  • Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Metabolisme tubuh dapat meningkat jika seseorang mengurangi asupan kalorinya. Puasa jangka pendek atau intermiten diketahui mampu meningkatkan kadar neurotransmitter neropinefrin yang efektif dalam penurunan berat badan.

hikmah puasa ramadhan

Bahkan puasa sepanjang hari secara efektif mampu mengurangi berat badan hingga 9 persen dan selama 12-24 minggu lemak tubuh akan berkurang.

  • Anti Aging dan Perpanjang Umur

Bagi wanita, tentu ini sangat menarik, namun inilah faktanya. Beberapa penelitian menunjukkan potensi anti aging dan umur panjang sebagai efek lain dari berpuasa. Salah satunya yaitu dengan aktifnya autophagy yaitu regenerasi sel secara alami, dan menghilangkan sel-sel atau molekul yang tidak diinginkan seperti radikal bebas.

Sesungguhnya masih banyak hikmah dan manfaat puasa Ramadhan yang bisa digali dan terkadang bersifat personal. Namun dengan berpedoman pada perintah Allah, maka meski manfaat tidak terlihat secara langsung, seorang muslim selalu yakin dan akan melakukan setiap ibadah yang diperintahkan sebagai tanda iman kepada Allah.

 

shares