Kisah Teladan Kesabaran dari Rasulullah SAW

masjid

Sharing is caring!

Kita semua tahu jika di dalam diri Nabun Muhammad SAW yang juga merupakan Rasulullah selalu ada nilai keteladanan yang patut kita petik dan pastinya bisa dijadikan sebagai contoh di kehidupan kita sehari-hari. Salah satu dari keteladan yang dimiliki oleh Rasulullah SAW adalah kesabaran. Ketika Nabi disakiti, dihina dan diancam sekalipun Nabi Muhammad SAW selalu menghadapinya dengan sikap sabar. 

Seperti kisah berikut ini saat Rasulullah SAW sedang berjalan di depan rumah milik wanita tua, maka wanita tua tersebut selalu meludahi beliau. Namun, suatu hari, saat beliau melintasi lagi, beliau tidak melihat wanita tua itu. Dengan rasa penasaran, akhirnya beliau bertanya kepada seseorang tentang wanita tersebut. Justru orang yang ditanya oleh beliau merasa heran, mengapa ia harus mencari wanita tua yang memperlakukan dirinya dengan sangat buruk. 

Dan orang itu mengatakan bahwa wanita tua tersebut sedang sakit. Oleh karena itu, Rasulullah SAW langsung bergegas untuk menjenguknya. Dan wanita itu tak menyangka kalau ia akan dijenguk oleh Rasulullah SAW. Karena mengingat perlakuannya yang tidak baik pada Rasul. Ia pun langsung menangis, “Duhai betapa luhur budi manusia ini. Walaupun tiap hari aku ludahi, namun dialah orang pertama yang menjengukku’” 

Wanita itu lantas bertanya, “Wahai Muhammad, mengapa engkau menjengukku, padahal setiap hari aku ludahi, justru dialah orang pertama yang menjengukku.”. Lalu, Rasulullah SAW menjawab “Aku yakin engkau meludahiku karena belum mengetahui tentang kebenaranku. Jika engkau mengetahuinya, aku yakin engkau tidak akan melakukannya (meludahiku).”

Saat mendengar jawaban yang sangat bijak tersebut, seketika wanita tersebut menangis dan terisak dalam hatinya. Lalu, dengan kesadarannya maka ia mengatakan “Wahai Muhammad, mulai saat ini aku bersaksi untuk mengikuti agamamu.” Lalu wanita tersebut segera mengucapkan dua kalimat syahadat, “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Nah itulah, kisah teladan tentang kesabaran yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW yang sungguh patut kita jadikan contoh. Namun, tidak sampai disitu saja. Selanjutnya masih ada kisah teladan kesabaran Rasulullah SAW yang wajib kamu ketahui. Mari simak kisah lengkapnya berikut ini. 

Cerita 1 

Abu Hurairah RA bercerita bahwa suatu hari mereka sedang duduk bersama Muhammad SAW di sebuah masjid. Ketika beliau berdiri, kami juga ikut berdiri. Namun, saat beliau sampai ke tengah-tengah masjid, ada seorang pria menarik mantel beliau dengan kerasnya, hingga menyebabkan leher Muhammad SAW memerah. 

Dan laki-laki tersebut pun meminta kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengisikan kedua ekor untanya dengan apa saja.

Rasulullah menjawab, “Tidak, aku meminta ampun ke Allah SWT. Aku tak akan memenuhi permintaanmu sehingga kau terlebih dahulu melepas tarikanmu.” Pria itu menjawab: “demi Allah, aku tak akan melepasnya sebelum kau memenuhi permintaanku.” Muhammad SAW terus mengulang perkataannya tersebut sebanyak tiga kali. Namun, tetap saja laki-laki itu tetap saja tak mau melepaskannya. 

Saat mendengar jawaban pria tersebut, sontak saja para sahabat ingin langsung menolong beliau. Namun, Muhammad SAW segera berpaling dan meminta kepada sahabatnya untuk tidak beranjak dari tempat. Nabi Muhammad SAW lalu berkata kepada pria yang menariknya itu: “Wahai fulan, penuhi untanya dengan gandum, dan untanya yang satu lagi dengan kurma.”.

Cerita 2 

Kisah kedua ini datang dari Anas bin Malik. Ia pun bercerita pernah berjalan bersama Muhammad SAW. Dalam momen tersebut, beliau mengenakan sebuah selimut dari daerah Najran yang memiliki ciri ujungnya berbahan kasar. Tiba-tiba datang seseorang yang tidak mereka kenal menghampiri dan tanpa basa basi, seorang pria tersebut langsung menarik paksa selimut yang tengah dikenakan Muhammad SAW itu dengan kasar hingga timbul bekas merah di pundak Muhammad SAW.

Lalu, pria tersebut meminta Nabi Muhammad untuk memerintahkan sahabatnya memberikan harta mereka ke pria tersebut. Rasul lalu berpaling sambil tersenyum dan kemudian bersabda, “Berilah laki-laki ini makanan apa saja.” (HR Bukhari).

Cerita 3 

Selanjutnya kisah datang dari Jubair bin Muthim. Sama dengan kisah kedua, mereka bercerita saat itu tengah bersama Nabi Muhammad, lalu tiba-tiba datanglah sekelompok orang yang tak dikenal menghadang beliau dan meminta secara memaksa hingga beliau tersudutkan ke sebuah pohon yang memiliki batang berduri.

Kelompok terdebut mengambil mantel yang tengah dikenakan Rasulullah.  Muhammad SAW pun berhenti dan berkata, “Berilah mantelku ini! Itu untuk menutup auratku. Seandainya aku memiliki mantel lebih dari satu, tentu akan kuberikan kepada kalian” (HR. Bukhari). 

Demikianlah, beberapa kisah teladan kesabaran Muhammad SAW yang bisa menjadi contoh untuk kamu di kehidupan sehari-hari. 

shares