Mengenal Sejarah Lahirnya Baitulmal Pada Era Nabi Muhammad SAW dan Khalifah

baitul mas masa Nabi Muhammad SAW

Sharing is caring!

inspirasiislami.com – Kejayaan umat Islam pada masa kekhalifahan sudah menjadi sangat terkenal dan menjadi torehan yang begitu memukau. Kejayaan umat Islam masa itu bukan tanpa alasan melainkan adanya pengelolaan keuangan yang begitu baik dan transparan. Di masa tersebut umat Islam mengelolah keuangan melalui lembaga bernama baitul mal atau kas negara.

­Hadirnya Baitulmal secara resmi dan diurus dengan maksimal pada masa kekhalifaan khalifah Umar bin Khattab. Tetapi, lahir dari cikal bakal baitul mal sudah ada semenjak zaman Nabi Muhammad SAW. Pada kala itu di Madinah, Rasullah SAW yang memimpin pemerintahan belum menjadikan baitulmal sebagai lembaga yang diatur secara resmi.

Sejarah Hadirnya Baitulmal

“Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ibnu sabil. Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari furqan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Surat al- Anfal (8): Ayat 41.

sejarah baitul mal

Sejarah awal lahirnya baitulmal pada masa pemerintahan Nabi Muhammad SAW adanya cekcok atau keributan antar sahabat mengenai pembagian harta dari rampasan perang badar dan akibat terjadinya hal tersebut muncullah surat Al – Anfal tersebut. Lewat hal itulah Rasulullah mendirikan kas negara atau baitulmal yang dibutuhkan untuk mengatur berbagai harta benda yang dimiliki kaum muslim. Adanya baitumal semuanya dibukukan baik itu harta masuk dan keluar. 

Masa Nabi SAW memimpin pemerintahan kala itu sistem untuk baitulmal masih terkesan sederhana dan belum adanya lembaga yang diperuntukkan untuk mengatur secara resmi yang layaknya dikatakan kas negara. Untuk urusan kantor, pembukuan, dan dokumentasi semuanya belum ada dan masih hanya sebatas pembukuan untuk mengatur keluar masuk harta benda para muslim masa itu.

Baca Juga : Belajar Sabar dari Pertemuan Nabi Musa as. dengan Nabi Khidir as.

Diperbaiki Pengelolaan Masa Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq RA

Pada kekhalifahan ini baitulmal tidak lagi hanya sebatas untuk membagikan harta, tetapi fungsinya jauh lebih luas lagi dan semuanya dikelolah oleh Khalifah Abu Bakar. Baitulmal kala itu berfungsi untuk mengatur keuangan dari zakat, zakat fitrah, jizyah atau uang perlindungan untuk umat non muslim, dan terakhir wakaf. Menariknya juga pada masa kekhalifahan Abu Bakar gaji untuk seorang khalifah telah diambil dari kas negara. 

Masa itu gaji yang diberikan kepada seorang khalifah Abu Bakar as-Shiddiq sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang sederhana. Perkembangan Abu Bakar selama menjabat sebagai khalifah mendapatkan gaji senilai 6000 dirham dan semuanya dikembalikan ke negara. Hal ini menjadi tanggungan untuk penerus kepemimpinan selanjutnya, berkat sikap Abu Bakar dalam memimpin.

Resminya Era Khalifah Umar bin Khattab

Kepemimpinan Umar umat Islam melakukan banyak perluasan wilayah, sehingga perkembangan umat Islam semakin meluas. Pada masa itu, Umar berhasil menduduk Persia dan Romawi. Tidak dapat dipungkiri kembali, hal ini membuat arus keuangan meningkat sangat tajam dan dibutuhkannya lembaga untuk mengatur dan mengurusnya. Pada tahun 16 H, Umar bin Khattab mendirikan kantor kas negara atau baitulmal di Madinah. 

baitul mas masa Nabi Muhammad SAW

Semenjak didirikannya kantor tersebut baitul mal dikelola secara resmi dan ada susunan pengurus yang bertugas untuk mengatur keuangan negara. Pada waktu itu Abdullah bin Irqam diangkat sebagai bendahara dan Abdurrahman bin Ubaik al-Qari diangkat sebagai wakilnya. Kala itu juga pendanaan perang, gaji pegawai di pemerintahan dan pengangkatan juru tulis dilakukan. 

Diteruskan Kekhalifan Selanjutnya

Baitulmal memiliki perkembangan yang signifikan dan menjadi pondasi khusus untuk mengatur keuangan negara. Fungsinya pun terus mengalami kemajuan dan semuanya dibutuhkan untuk mengatur segala kebutuhan umat muslim kala itu. Memasuki masa kekhalifaan Utsman bin Affan berhasil dan mampu mempeluas wilayahnya atau ekspansi Tunisia, Armenia, dan wilayah-wilayah lainnya selama 12 tahun. Sewaktu menjabata itulah pemerintahan Utsman bin Affan berhasil membangun armada laut dan modalnya diatur dan didapatkan dari baitumal tersebut. 

Setelah pemerintahan Utsman bin Affan selesai, kantor baitulmal dipindahkan dari Madinah ke Kufah pada masa pemerintahan kekhalifahan Ali bin Abi Tholib. Pada pemerintahan Ali RA baitulmal difungsikan untuk mengatur segala kebutuhan umat Islam yang membutuhakannya. Pada era ini pengaturan lembaga kas negara dijadikan dengan sepatutnya, pemerintahan Ali bin Abi Thallib sebagai khalifah mengatur uang negara dengan sangat amanah dan tidak zalim. 

Ada cerita menarik sewaktu Ali bin Thalib dalam memerintah pemerintahan kala itu. Adanya perselisihan antara Ali dan Muawiyah, Konflik tersebut didadasari dari pemberian hadiah untuk orang yang membantunya. Mendengar hal tersebut Ali bin Abi Tholib sangat merasa marah dan tidak menerima usulan tersebut, karena menurutnya itu bagian dari kezaliman. Hal itulah menjadikan Ali sebagai khalifah atau pemimpin yang sangat menjaga amanah rakyatnya dan tidak berkenan untuk menghianati umatnya dengan memanfaatkan uang negara.

Nah, begitulah sejarah baitulmal untuk dapat Anda tauladani dan semuanya diatur untuk kebutuhan umat dan dapat dijadikan referensi dalam mengatur keuangan negara pada era sekarang ini dengan amanah dan tidak zalim. Begitupun dalam mengatur keuangan pribadi yang sebaiknya dilakukan dengan cara yang baik dan hati-hati, termasuk memilih lembaga pinjaman online yang resmi dan diawasi seperti Tunaiku agar kehidupan kita menjadi lebih tenang.

 

shares