Pentingnya Membayar Zakat Al-Fitr Bagi Umat Islam

pentingnya membayar zakat

Sharing is caring!

inspirasiislami – Zakat al-Fitr atau Sadaqat ul Fitr adalah jumlah amal yang didistribusikan pada akhir puasa Ramadhan. Zakat al-Fitr adalah Wajib untuk setiap Muslim dan harus membayar sebelum melakukan sholat Ied. Namun, itu bisa dibayar lebih awal dari itu untuk memungkinkan orang miskin menyediakan kebutuhan mereka untuk hari Idul Fitri. Tujuan membayar Zakat al-Fitr adalah untuk menyediakan kebutuhan orang miskin dan membuat mereka bahagia pada hari Idul Fitri.

Zakat al-Fitr berbeda dari Zakat, perbedaan pertama antara Zakat dan Zakat al Fitr adalah kelayakan. Semua Muslim harus membayar Zakat al-Fitr tanpa memandang usia atau status keuangan mereka. Perbedaan kedua terletak pada jumlah yang harus dibayar. Jumlah yang dikaitkan dengan Zakat al Fitr sangat kecil sehingga setiap orang dapat dengan mudah membayarnya. Namun, Zakat memenuhi syarat untuk jumlah yang lebih besar karena 2,5% dari seluruh tabungan bersih.

Perbedaan ketiga adalah tanggal jatuh tempo mereka. Zakat dapat dibayarkan kapan saja, dengan satu-satunya syarat adalah bahwa pendapatan mencerminkan penghematan bersih satu tahun sementara Zakat al-Fitr berjalan seiring sebelum akhir Ramadhan.

Ibn ‘Abbas (RA) meriwayatkan bahwa,’ Utusan Allah Nabi Muhammad (SAW) memerintahkan Zakat ul-Fitr pada orang yang berpuasa (yaitu puasa selama bulan Ramadhan) untuk menyucikannya dari tindakan atau ucapan tidak senonoh dan untuk tujuan menyediakan makanan bagi yang membutuhkan. Ini diterima sebagai Zakat untuk orang yang membayarnya sebelum shalat Idul Fitri dan itu adalah Shadaqah (mis. Amal sukarela) bagi orang yang membayarnya setelah sholat Idul Fitri. ‘(Abu Dawud)

Inspirasi Lainnya : Yuk Pelajari Al-Qur’an

Sangat penting untuk memberikan Zakat Al-Fitr kepada mereka yang berhak menerimanya. Para penerima terdiri dari delapan kelompok yang disebutkan dalam Surah al-Tawba. Dalam Alquran, Allah SWT menyebutkan sekelompok orang yang memenuhi syarat untuk membayar Zakat al-Fitr.

“Pengeluaran zakat hanya untuk orang miskin dan untuk yang membutuhkan dan bagi mereka yang bekerja untuk mengumpulkan [zakat] dan untuk menyatukan hati [untuk Islam] dan untuk membebaskan tawanan [atau budak] dan untuk mereka yang berhutang dan untuk tujuan Allah dan untuk musafir yang [terdampar] – suatu kewajiban [yang dipaksakan] oleh Allah. Dan Allah Maha Mengetahui dan Bijaksana. “(Quran, 9:60)

Seseorang harus seorang Muslim untuk diharuskan membayar / memberi dan memenuhi syarat untuk menerima Zakat al-Fitr. Dinyatakan dalam hadis dalam kata-kata ini: “Nabi Muhammad (SAW) menjadikannya sebagai kewajiban bagi semua budak atau Muslim yang bebas, pria atau wanita, untuk membayar satu Sa ‘kurma atau jelai sebagai Zakatul Fitri” (Bukhari).

Seseorang harus mulai memberikan Zakat Al-Fitr dalam beberapa hari terakhir bulan Ramadhan dan itu harus diselesaikan sebelum melakukan shalat Idul Fitri. Ibn ‘Abbas (RA) meriwayatkan, bahwa Nabi Muhammad (SAW) mengatakan: “Siapa pun yang memberikannya sebelum shalat, itu diterima zakat, dan siapa pun yang memberikannya setelah shalat, itu adalah semacam amal.” (Abu Dawud) .

Semoga Allah SWT menerima puasa kita dan memberi kita kekuatan untuk menyelesaikannya dengan cara yang lebih baik dengan membayar Zakat al-Fitr. Aamiin

shares